Setelah Febby,
Riries dan Silvia, sekarang giliran siapa ya?? Yupz.. giliran Lidya dan Annisa.
Mereka berdua ini adik-adik yang paling kecil yang dekata dengan saya.

Lidya Mustikasari
(@Adhe_LidYa) lebih dikenal dengan Miss Busy. Deuh... sibuknya bukan main. Haha.
Beberapa organisasi di kampus dia ikuti. Pramuka, DPM, BEM, Pers Lima, dan
Program Tutorial. Aktifis kampus deh. Awalnya rada nyebelin dia tuh. Pake kirim
pesan singkat dengan bilang secret admire
yang intinya tuh pengen pinjem buku kuliah semester 1. Heran kenapa dia bisa
dapet nomor kontak saya?? Hmmm.
Ada kejadian
yang membuat saya marah sama dia karena hal sepele sebenarnya. Dia tuh nginep
di kost saya dan keluar dari pintu samping. Sedangkan saya sedang mandi ketika
dia pamit berangkat kuliah. Selesai mandi, pintu kamar juga ikutan di kunci
dari dalam. Okay! Saya terkunci di tempat kost dan ngga jadi kuliah. Alhamdulillah,
ternyata kuliah dibatalkan karena dosen mendadak minta pindah ke hari lain.
tetep weh kesel da di ngga bisa masuk ke kamar. Setelah di sms dia segera kembali dan membukakan pintu. Semenjak itu masih
trauma kalau dia mau nginep. Hoho. *maaf teteh lama mendiamkan kamu saat itu.
Di sisi
yang lainnya, Lidya sering membantu saya untuk menyelesaikan tugas kuliah
ataupun hal-hal yang berkaitan dengan IT. Termasuk pemulihan akun jejaring
sosial milik seseorang yang di hack
dan mendekatkan saya dengan seseorang karena tanpa senagja saya menyuruh dia
untuk membalas pesan di handphone.
^-^
Kata orang-orang
di sekitar saya, dia punya wajah yang mirip dengan saya. Sampai mereka mengira
itu adik saya atau malah kembaran saya. She is my twins, Annisa Nur Fitriani
(@annisanf95). Saya saja kaget begitu tahu kalau dia punya wajah yang mirip
dengan saya. Haha. Neng Tia Feriyanti yang memberitahu saya ketika rapat
perdana KPU UPI Kampus Cibiru 2011. Semenjak itulah kita berdua semakin dekat. Seperti
ada kontak batin sama dia tuh. Mamah juga sayang sama dia.
Tiap berkunjung
ke Bandung menyempatkan untuk bertemu dengan dia. Tapi saat kunjungan akhir
bulan lalu, dia sedang menjalani KKN di Garut. Komunikasi berlanjut via
telepon. Ketika saya utarakan niat untuk mengikuti Program SM-3T, dia langsung
kaget dan ngga percaya. “beneran teh? Makin jauh aja atuh?. Sekarang aja kangen
sama teteh!”. Netes air mata saya pas dia bilang kaya gitu. Hikshiks.
Walaupun kita
berdua bukan saudara kandung, tapi berasa kaya anak kembar. Haha. beberapa kali
bertemu ada aja warna baju atau kerudung yang senada. Wow.. telepati. Dulu pas
kegiatan PPAB, saya kedatangan tamu dari Racana Unpad, Bang Yudhi. Dia langsung
bilang gini, “Ini kembaran Ka Titin yang ada di foto kan?”. Saya ngga nyangka
ada yang ingat kalau Nisa itu begitu mirip dengan saya :D.
Saya tidak
merasa sendiri karena memiliki banyak kakak dan adik yang dekat dengan saya. Di
antaranya adalah Febby, Riries, Silvia, Lidya dan Annisa. Meskipun mereka bukan
saudara kandung, saya sudah menganggap mereka seperti adik saya sendiri. Saya
senang dapat mengenal kalian. Banyak warna-warni yang tergoreskan selama ini. I’ll
missing you :’)
No comments:
Post a Comment